Compare hotel prices and find the best deal - HotelsCombined.com

Welcome To Kualanamu Internasional Airport

Jika berkunjung ke kota medan jangan lupa singgah ke Berastagi, Prapat, Istana Maimun, Mesjid Raya.

Welcome To Kualanamu Internasional Airport

Jika berkunjung ke kota medan jangan lupa singgah ke Berastagi, Prapat, Istana Maimun, Mesjid Raya.

Welcome To Kualanamu Internasional Airport

Jika berkunjung ke kota medan jangan lupa singgah ke Berastagi, Prapat, Istana Maimun, Mesjid Raya.

Welcome To Kualanamu Internasional Airport

Jika berkunjung ke kota medan jangan lupa singgah ke Berastagi, Prapat, Istana Maimun, Mesjid Raya.

Welcome To Kualanamu Internasional Airport

Jika berkunjung ke kota medan jangan lupa singgah ke Berastagi, Prapat, Istana Maimun, Mesjid Raya.

Showing posts with label Metode Penelitian. Show all posts
Showing posts with label Metode Penelitian. Show all posts

Sunday, November 10, 2013

Pengertian Rancangan Penelitian

Banyak definisi yang dikemukakan berkenaan dengan rancangan penelitian atau research design, namun apa pun bunyi definisi tersebut, rancangan penelitian pada dasarnya merupakan “blueprint” yang menjelaskan setiap prosedur penelitian mulai dari tujuan penelitian sampai dengan analisis data. Komponen yang umumnya teradap dalam rancangan penelitian adalah : 



1. Tujuan penelitian 

2. Jenis penelitian yang akan digunakan 

3. Unit analisis atau populasi penelitian 

4. Rentang waktu dan tempat penelitian dilakukan 

5. Teknik pengambilan sampel 

6. Teknik pengumpulan data 

7. Definisi operasional variabel penelitian 

8. Pengukuran 

9. Teknik analisis data. 

10. Instrumen pencarian data (mis. Kuesioner) 



Pertama : Tujuan Penelitian 

Yang dimaksud dengan tujuan penelitian adalah hasil akhir penelitian itu sendiri. Fungsi tujuan penelitian, di samping untuk mengarahkan proses penelitian, juga dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan penelitian. Tujuan penelitian dapat dinyatakan dalam bentuk pertanyaan penelitian (research questions) dan atau juga hipotesis penelitian 



Kedua : Jenis penelitian yang akan diaplikasikan 

Beberapa jenis penelitian yang banyak dipakai dalam ilmu administrasi atau manajemen adalah penelitian deskriptif, korelasional, eksperimental. Penelitian deskriptif bertujuan memberikan gambaran fenomena yang diteliti secara apa adanya, namun lengkap dan rinci. Satu contoh yang banyak dari penelitian deskriptif adalah penilaian sikap atau pendapat dari individual, organisasi, peristiwa, atau prosedur kerja. Beberapa contoh pertanyaan penelitian yang dicoba ditemukan jawabannya melalui penelitian deskriptif adalah sebagi berikut : 

· Bagaimana manajer menghabiskan waktu kerjanya? 

· Bagaimana sikap pegawai terhadap jadwal kerja “flex-time”? 

· Bagaimana organisasi melakukan proses seleksi pegawai ? 

· Bagaimana koordinasi kerja antar bagian dalam organisasi? 



Ketiga : Unit analisis atau populasi penelitian 

Individual. Misalnya ingin mengetahui kepuasan pegawai, maka unit analisisnya adalah individu-individu pegawai. 

Kelompok. Misalnya ingin mengetahui kinerja antar departemen atau gugus kendali mutu, maka unit analisisnya adalah kelompok. 

Organisasi. Misalnya ingin mengukur kualitas pelayanan kantor X, maka unit analisisnya adalah organisasi. 

Benda. Misalnya menilai kualitas susu bubuk untuk bayi, maka unit analisis- nya adalah produk, berupa susu bayi. 



Keempat : Rentang waktu penelitian 

1. One shot or Cross section studies, data dikumpulkan hanya sekali. 

2. Longitudinal studies, data dikumpulkan dalam beberapa periode waktu tertentu. Misalnya untuk meneliti disiplin pegawai, peneliti mengamati perilaku pegawai selama enam bulan 



Kelima : Teknik pengambilan sampel 

Secara umum ada dua teknik, yaitu sampling probabilistik dan nonproba-bilistik, atau acak dan non-acak. Dalam sampel acak antara lain terdapat simple random sampling, stratified random sampling, area sampling, cluster sampling, systematic sampling. Dalam nonprobabilistic sampling antara lain terdapat accidental sampling, convienience sampling, snow-ball sampling, purposive sampling. Kesemua teknik tersebut dibahas secara lebih mendalam dalam teknik sampling. 


Keenam : Teknik Pengumpulan data 

Kita mengenal beberapa teknik pengumpulan data, yaitu wawancara, kuesioner, observasi, dan studi dokumentasi. Sebuah penelitian bisa hanya menggantungkan pada satu cara pengumpulan data, tetapi bisa juga mengkombinasikannya. Misalnya, untuk mencari data dari variable motivasi kerja menggunakan kuesioner, sedangkan untuk mencari data pendapatan, gaji, atau upah, menggunakan teknik observasi. 



Ketujuh : Definisi operasional variabel penelitian 

Bagi penelitian kuantitatif, langkah ini mutlak dilakukan. Yang dimaksud dengan definisi operasional variabel adalah upaya untuk mengurangi keabstrakan konsep atau variabel penelitian, sehingga bisa dilakukan pengukuran. Beberapa peneliti menggunakan istilah indikator. Misalnya, untuk mengukur disiplin pegawai, maka dihitung frekuensi ketepatan masuk kerja, kepatuhan pada peraturan, dlsb. Untuk mengetahui produktivitas, dihitung perbandingan antara hasil herja dengan waktu kerja. 



Kedelapan : Pengukuran variabel penelitian 

Jenis skala pengukuran untuk setiap variabel penelitian perlu diketahui dengan benar. Hal ini berguna untuk menetapkan rumus atau perhitungan-perhitungan statistik. Misalnya, untuk variabel yang berskala nominal tidak mungkin dihitung rata-ratanya. Skala pengukuran yang ada adalah nominal, ordinal, interval, dan rasio. 



Kesembilan : Teknik analisis data 

Sebelum data dianalisis, diolah terlebih dahulu. Maka dikenal proses editing, coding, master table, dan lain-lainnya. Analisis data mencakup kegiatan mengukur reliabilitas dan validitas, mean, deviasi standar, korelasi, distribusi frekuensi, uji hipotesis, dan lain sebagainya. 

Kesepuluh : Instrumen Pencarian Data 

Ada beberapa alat yang dikenal sebagai alat pengambil data dalam penelitian sosial / bisnis. Alat-alat tersebut mencakup wawancara, kuesioner atau angket, observasi, dan studi dokumentasi 

Tuesday, October 8, 2013

Cara Melakukan Metode Penelitian

1. Jenis dan Sumber Data 

Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara langsung pada responden yang berkedudukan sebagai pemilik dan atau manajer UMKM di Kotamadya Surakarta. Data diperoleh dengan cara wawancara dengan pengusaha, instansi terkait serta dengan menggunakan daftar pertanyaan. Daftar pertanyaan berisi dua bagian yakni bagian pertama berisi identitas dan perusahaan yang ditanganinya, sedangkan bagian kedua berisi variabel penelitian terdiri dari fasilitas pembiayaan, kondisi lingkungan yang dipertimbangkan menentukan strateginya serta pengaruhnya terhadap kinerja perusahaan UMKM dimaksud. Data sekunder yaitu data yang didapat dari data kepustakaan, jurnal, informasi, dari lembaga pemerintah terkait untuk memperkuat data primer yang diperoleh dari responden. 


2. Populasi dan Sampel 

Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Apabila seseorang ingin meneliti semua elemen yang ada dalam wilayah penelitian, maka penelitiannya merupakan penelitian populasi. Studi atau penelitiannya juga disebut studi populasi atau studi sensus (Arikunto, 2002) Penelitian ini merupakan studi populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengusaha yang termasuk kategori UMKM di Kotamadya Surakarta. 

Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, dengan kriteria sebagai berikut : (1) Perusahaan UMKM yang berdomisili di Kotamadya Surakarta, (2) telah beroperasi minimal 2 tahun, Berdasarkan teknik purposive sampling, terpilih sampel sejumlah 58 perusahaan. 



3. Metode Pengumpulan Data 

Data mempunyai sifat memberikan gambaran tentang suatu masalah atau persoalan. Data primer yang langsung dikumpulkan di lapangan berupa: 

a. Wawancara adalah: teknik pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada responden dan jawaban – jawaban responden dicatat secara sistematis (Hasan, 2002). Wawancara dilakukan secara berstruktur dimana peneliti menggunakan daftar pertanyaan sebagai pedoman saat melakukan wawancara. 

b. Kuesioner: menurut Masri Singaribuan (1998), kuesioner sebagai sejumlah pertanyaan tertulis berguna untuk mengumpulkan informasi dari responden. Kuesioner merupakan hal yang pokok untuk mengumpulkan data. Hasil kuesioner tersebut akan diterjemahkan dalam angka-angka, tabel-tabel, analisa statistik dan uraian serta kesimpulan hasil penelitian. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner digunakan untuk memperoleh data primer. 

c. Observasi yaitu: peneliti mengadakan penelitian dengan cara melakukan pengamatan secara langsung dan cermat terhadap fenomena yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Karena objek penelitian ini bersifat perilaku manusia (Sugiyono, 2000). 

Data sekunder dapat diperoeh dengan cara dokumentasi. Dokumentasi merupakan suatu pengumpulan data dengan mempelajari atau meneliti dokumendokumen atau sumber-sumber tertulis serta arsip-arsip lainnya yang sesuai dengan penelitian. 



4. Metode Analisis 

Metode analisis data meliputi analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Analisis kualitatif, digunakan untuk menilai objek penelitian berdasarkan sifat tertentu dimana dalam penilaian sifat dinyatakan tidak dalam angka-angka dan digunakan untuk menjelaskan analisis data yang diolah. 

Dalam analisis kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian serta Uji Statistik Pangkat Tanda Wilcoxon. 



a. Uji Validitas 

Validitas didefinisikan sebagai sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya. Pengertian valid tidaknya suatu alat ukur tergantung kemampuan alat tersebut untuk mengukur objek yang diukur dengan cermat dan tepat ( Suliyanto, 2005 ) 

Suatu kuesioner dikatakan valid jika memiliki muatan faktor lebih besar dari 0,32 (muatan faktor > 0,32) dan memiliki pearson correlation kurang dari 0,05 (pearson correlation < 0,05). 

b. Uji Reliabilitas 

Reliabilitas pada dasarnya adalah sejauh mana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya. Jika hasil pengukuran yang dilakukan berulang menghasilkan hasil yang relatif sama, pengukuran tersebut dianggap memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi ( Suliyanto, 2005 ). 

Uji reliabilitas dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu: 

1) Repeated measure/ pengukuran berulang Disini pengukuran dilakukan berulang-ulang pada waktu berbeda, dengan kuesioner yang sama atau pertanyaan yang sama. 

2) One Shot. Pada teknik ini pengukuran dilakukan pada satu waktu, kemudian dilakukan perbandingan dengan pertanyaan yang lain/ dengan pengukuran korelasi antar jawaban. Pada program spss, metode ini dilakukan dengan metode cronbach alpha, dimana suatu kuesioner dikatakan reliabel jika cronbach alpha ≥0,60. 

c. Pengujian Hipotesis 

Penelitian membutuhkan suatu analisa data dan interpretasi yang akan digunakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian untuk mengungkapkan fenomena sosial tertentu. Sehingga analisa data adalah proses penyederhanaan data kedalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan diinterpretasikan. Model yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model kasualitas atau hubungan atau pengaruh dan untuk menguji hipotesis yang diajukan maka teknik analisis yang digunakan adalah analis regresi berganda dan analasis deskripsi untuk melengkapi pembahasan masalah penelitian.